Aku dan Dia

4 Februari 2012

Sekilas tentang Tania. Ia adalah seorang gadis biasa yang belum berusia 19 tahun dan sekarang sedang berkuliah di Universitas IND. Hari ini adalah ultah temannya dan ia mengucapkan selamat ulang tahun lewat situs jejaring sosial, yaitu facebook. Entah mengapa, Tania ingin sekali melihat siapa saja yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada teman sekelasnya itu. Wetsss tiba-tiba saja ia melihat senior yang dia suka mengirim wall ucapan selamat ulang tahun di FB temannya itu. Tentu saja, tanpa fikir panjang Tania meng-add FB senior idolanya itu, namun tak ada maksud lebih selain ingin berteman di FB… At least bisa ia pantau selalu, hehe…

5 Februari 2012

Wihhh hari ini pertemanan di FB dengan senior itu pun telah diterima. Sang senior, yang bernama Rio itu pun segera mengajak ngobrol Tania dengan situs chat yang ada di FB. Rio ini memang mempunyai 2 mata kuliah yang sekelas dengan Tania, namun mereka sebenarnya sama-sama tidak terlalu memperhatikan satu sama lain. Namun, Tania mulai tertarik pada Rio ketika Rio sedang presentasi disalah satu mata kuliah. Namun, rasa suka Tania itu tidak ingin dilanjutkannya karena Tania memang sedang tidak ingin menaruh harapan pada siapapun karena masih ada sedikit trauma dengan luka masa lalunya. Percakapan di FB itu membuat Tania tahu bahwa Rio ternyata juga sedikit interest dengan Tania. Waktu itu Tania pernah terlambat masuk ke kelas dan sedikit berdebat dengan dosennya yang agak-agak menyebalkan. Sejak itu, Rio mulai menaruh interest dengan Tania. Namun, sama dengan Tania, tidak ada pikiran ataupun usaha untuk membuat mereka lebih dari sekedar teman. Percakapan di FB itu terus berlanjut sampai malam… Cukup lama. Rio pun terheran-heran mengapa Tania betah ngobrol lama-lama dengannya. Akhirnya Rio memutuskan untuk mengajak Tania ketemuan keesokan harinya di kampus.

6 Februari 2012

Hari ini hari pertama Tania bertemu dengan Rio secara lebih dekat. Mereka janjian ketemu di kantin kampus fakultas sebelah. Setelah mereka ngobrol, entah mengapa Rio langsung memperkenalkan Tania ke kedua orangtuanya. Jelas saja Tania sedikit kaget. Seakan-akan Rio benar-benar ingin membina hubungan yang lebih jauh dengan Tania. Untungnya, Kania bisa mengontrol situasi yang ada, sehingga keadaan tidak menjadi kikuk. Tania terus asik ngobrol dengan Rio. Bahkan di hari pertama, Rio berani untuk meminta pijet pundaknya oleh Tania, seperti sudah kenal lama -__-. Tania juga menemani Rio mencuci mobil ke bengkel, dan aktivitas Rio lainnya. Sampai larut malam, Tania diantarkan pulang kerumahnya sama Rio.

7-13 Februari 2012

PDKT terus dilakukan oleh Rio. Seakan-akan sudah yakin bahwa Tania lah dambaan hatinya. Entah karena bosan dengan status jomblonya sehingga siapa aja boleh, atau memang Rio tertarik dengan Tania. SMS-an mulai intensif dilakukan, dan beberapa kali mereka juga bertemu lagi. Teman-teman Tania juga mulai curiga kalau Tania sedang dekat dengan seorang laki-laki. Bahkan, ada yang memergokinya sedang ngobrol dengan Rio. Hahahhahaa… Lucu sekali emang kalau mengingat masa-masa dimana Tania sedang PDKT dengan Rio, seniornya di jurusan yang sama. PDKT mereka memang tertutup, tidak diketahui oleh siapapun. Tanggal 12 Februari 2012, Rio sempat bilang pada Tania bahwa akan ada sesuatu yang mau disampaikan olehnya pada tanggal 13 Februari. Sebenarnya Rio ingin menyatakan cinta. Namun, tanggal 13 pertemuan mereka hanya biasa-biasa saja seperti layaknya teman dekat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s